Halaman

Tampilkan postingan dengan label Perspektif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perspektif. Tampilkan semua postingan

Gambar Perspektif

Coba kita lihat sebuah benda yang berukuran sama tetapi letaknya masing-masing berbeda, Apa yang tampak?.
Pastinya benda yang jauh dari mata kita akan terlihat lebih kecil dengan benda yang lebih dekat dengan mata kita. Sebagai ilustrasi perhatikan gambar berikut:
Jika di masing-masing titik a, b, c, dan d adalah letak sebuah perahu, maka perahu manakah yang terlihat paling besar, dan perahu manakah yang terlihat paling kecil?.
  • Dalam prinsip menggambar hendaknya selalu memperhatikan posisi garis horizontal, di mana garis horizontal (H) tersebut merupakan garis yang membatasi antara alas (bisa lantai, laut, dsb) dengan bagian atas (bisa langit, dinding, dsb)
  • Prinsipnya sebuah benda yang menjauhi garis horizontal akan terlihat semakin besar, sebaliknya benda yang letaknya mendekati garis horizontal akan terlihat semakin kecil.
Dari ilustrasi di atas dapat diambil pelajaran bahwa dalam menggambar alam benda yang tepat diperlukan pengamatan terhadap sudut pandang terhadap benda yang akan digambar.
Prinsip inilah yang dalam bidang seni rupa merupakan bagian dari prinsip gambar perspektif

Perspetktif 1 Titik Lenyap

Perhatikan dulu gambar berikut:
(gambar 1)
Bagian tiang dan patung yang ditata pada displaynya masing-masing jika semakin jauh dari mata kita akan terlihat semakin kecil.
Daun pintu bagian atas jika terlihat dari arah depan yang seharusnya lurus (sejajar dengan garis horisontal) tampak miring seolah mengikuti sebuah titik yang tak terlihat.
Dimanakah letak titik yang tidak tampak, untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
(gambar 2)
Dari gambar kedua coba terapkan pada gambar 1 yaitu dengan menarik bagian atas daun pintu, kemudian bagian lagit-langit, dan juga pada bagian bawah dan atas tiang-tiang yang berjajar berurutan, Nanti dari situ terlihat titik yang dimaksud.

Pada teorinya perspektif dengan 1 titik dapat dijelaskan pada gambar berikut:

  • Garis Horisontal terlihat datardan lurus
  • Titik lenyap berada pada garis horisontal
  • Benda yang terlihat bagian depannya tidak mengalami perubahan bentuk, maksudnya jika persegi tetap keempat sudutnya sebesar 90 derajatBagian benda selain bagian depan (samping, atas, dan bawah) meskipun kenyatannya lurus akan terlihat miring mengikuti dan mengarah pada garis horisontal
  • Benda yang terletak di atas garis horisontal terlihat bagian bawahnya begitu sebaliknya jika benda terletak pada bawah garis horisontal
  • Jika benda tersebut bersudut maka cara menggambarnya menentukan sudut-sudutnya yang nanti bisa ditarik kearah titik lenyap, dan jika benda tersebut tidak mempunyai sudut (sisinya lengkung) maka yang ditentukan adalah titik terluar (garis singgung)
Dalam praktik penggambarannya dapat diwujudkan dan dikembangkan pada gambar berikut:
erhatikan bagian jendela, kotak perabot yang ada di bawah, lantai, dan langit-langitnya



perspektif 1 titik lenyap pada rak



perspektif 1 titk lenyap pada jendela



perspektif 1 titik lenyap pada lantai



perspektif 1 titik lenyap pada langit-langit



perspektif 1 titik lenyap tempat tidur



perspektif 1 titk lenyap pada alas



perspektif 1 titk lenyap pada pintu



perspektif 1 titk lenyap pada plapon

Perspektif 2 Titik Lenyap

sedangkan untuk prinsip perspektif 2 titik lenyap mengacu pada 2 titik yang ada pada garis horizontal (pada gambar disimbolkan (TL)).
Oleh karena itu teori ini tepat dipakai dalam menggambarkan benda (bentuk dasar kubus maupun balok) jika bagian siku tepat berada di depan kita




contoh perwujudan gambar perspektif dengan prinsip 2 titik lenyap